Sampai Melahirkan, Perempuan Ini Tidak Tahu Dirinya Hamil


Sampai Melahirkan, Perempuan Ini Tidak Tahu Dirinya Hamil

Banyak yang bilang bohong, Tapi Kenyataannya :

Apa sebelumnya tidak merasakan sama sekali?

Hamil dan melahirkan walau cukup menakutkan namun tetap dinantikan oleh banyak perempuan yang menginginkannya.

Dari bulan ke bulan ia akan merasakan perbedaan dalam tubuh juga mentalnya. Ia akan merasakan gerakan-gerakan dari sang jabang bayi di dalam rahimnya. Perutnya pun akan tampak membesar seiring usia kandungan di dalamnya.

Tapi apa jadinya jika perempuan tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil? Tentu ia akan sangat terkejut saat melahirkan. Seperti yang dialami seorang perempuan asal Brazil, ia mengaku tidak sadar bahwa selama ini dirinya hamil.

Ia menyangka perubahan tubuhnya diakibatkan oleh gaya hidup tidak sehat yang dijalaninya. Hingga akhirnya ia terkejut ketika melahirkan seorang anak di kamar mandi.

Seorang wanita asal Brazil, Aymee Almeida, mendadak viral di jagat maya setela ia menceritakan kehamilan yang tak disadarinya melalui video TikTok. Bahkan, Aymee mengungkapkan bahwa ia melahirkan di kamar mandi.

Setelah patah hati dari sang kekasih di tahun 2018, Aymee mengatakan ia memutuskan untuk berhenti olahraga dan makan sesukannya. Saat itu, Aymee menyangka berat badannya yang naik karena pola hidupnya yang tidak sehat.

Beberapa bulan setelahnya, Aymee merasa tidak enak badan hingga sering kekurangan darah.

Perempuan berusia 20 tahun ini sempat dibawa ke rumah sakit dan dokter menyebut kesehatan Aymee terganggu karena kondisi emosional yang tak stabil. Dokter saat itu tak melakukan pengecekan kehamilan.

Kemudian Aymee menyadari kakinya mulai membengkak. Meski demikian, Aymee masih belum menyangka bahwa ia tengah hamil.

Aymee menuturkan, ibu dan neneknya mempunyai masalah pembuluh darah sehingga bisa saja diturunkan padanya dan membuat kakinya bengkak.

Suatu hari, Aymee merasa kram hebat di perutnya saat ia berada di tempat kursus. Aymee pun memutuskan untuk pulang dan mandi. Rasa sakit yang ia rasakan semakin intens hingga Aymee tak bisa berdiri.

“Rasanya sangat intens. Aku hanya menangis. Aku tidak sanggup mencari ponselku dan meminta pertolongan. Aku mulai mengejak sambil berpegangan di tiang pancuran,” ungkap Aymeee.

Hingga saat itu, Aymee belum sadar bahwa dirinya tengah melalui proses melahirkan. “Aku hanya memperhatikan apa yang terjadi saat kepala bayi sudah mulai muncul. Aku bahkan tidak punya waktu untuk terkejut,” tutur Aymee.

Setelah itu, Aymee memotong sendiri tali pusat bayi laki-lakinya dan menyikirkan plasenta. Aymee melakukan hal tersebut dengan bantuan video dari YouTube.

Aymee tak langsung memberitahu orangtua ddan doktter. Baru keesokan harinya, Aymee mengatakan hal ini pada orangtuanya.

Sangat terkejut dengan pengakuan Aymee, orangtua Aymee tak lantas percaya dengan pengakuan putrinya. Bahkan, mereka sempat mengira Aymee tengah memberikan prank.

Kasus ini bukan hanya perlu menjadi perhatian banyak perempuan di dunia, tapi juga oleh para dokter. Penting kiranya melakukan tes kehamilan jika gejala yang ditunjukkan pasien berkaitan dengan kehamilan.

Sebab jika tidak, hasilnya akan seperti perempuan tadi: tidak tahu dan tidak siap memiliki seorang anak. Hal ini tentu berbahaya, baik bagi sang ibu maupun bagi anak yang dikandungnya.

LihatTutupKomentar

About Blog