Seorang Nenek Dituntut Anaknya Sendiri karena Posting Foto Cucunya di Facebook


ASTAGHFIRULLOH

Seorang Nenek Dituntut Anaknya Sendiri karena Posting Foto Cucunya di Facebook

Padahal niatnya cuma mengabadikan potret cucunya doang

Seorang nenek wajar saja jika sangat menyayangi sang cucu. Tidak heran pula jika seorang nenek mengabadikan potret cucunya dan diposting di media sosial.

Namun, apa jadinya jika anak dari nenek tersebut keberatan jika potret anaknya diposting di media sosial. Hal inilah yang terjadi pada sebuah keluarga di Belanda.

Dikutip dari Odditycentral, seorang nenek di Belanda digugat oleh anaknya sendiri karena telah memposting foto-foto cucunya de dalam media sosial. Ia dituntut untuk menghapus foto-foto tersebut dari media sosial Facebook dan Pinterest.

Menurut peraturan di Uni Eropa, foto anak-anak di bawah 16 tahun jika akan diposting secara online, terlebih dahulu harus disetujui oleh orang tuanya. Dan sepertinya seorang anak tidak rela jika potret buah hatinya diposting secara online oleh sang ibu.

Nenek tersebut dituntut oleh sang anak setelah memposting foto cucu-cucunya yang berusia 14, 6, dan 5 tahun. Hubungan keduanya pun juga tidak harmonis, sudah setahun lamanya mereka tidak berbicara satu sama lain karena masalah ini.

Ibu dari anak-anak tersebut mengaku kalau ia hanya ingin foto buah hatinya tidak terpampang di media sosial dan menjaga privasinya. Nampaknya, sang nenek tidak mengerti akan hal tersebut.

Akhirnya, pengadilan menyetujui bahwa sang nenek harus menghapus foto-foto cucunya dari Facebook dan Pinterest. Jika menolak, maka sang nenek haru membayar 50 euro per hari ia membiarkan foto tersebut di media sosial.

Putusan Berlaku di Kemudian Hari

Sebenarnya, sang nenek sudah menghargai privasi cucu-cucunya dengan menghapus sebagian besar foto. Ia hanya menyisakan satu foto cucu-cucunya di media sosial. Namun, tetap saja sang ibu tidak menyetujui permohonan tersebut.

Putusan tersebut juga berlaku di kemudian hari. Jika sang nenek kembali memposting foto cucunya, ia harus membayar 50 euro per hari selama potret tersebut di media sosial.

LihatTutupKomentar

About Blog