Viral Video Polisi Petugas PSBB Menangis Minta Dites Virus Corona, Ini Alasannya!


Viral Video Polisi Petugas PSBB Menangis 

Minta Dites Virus Corona, Ini Alasannya :

Sebuah video berdurasi 2 menit 14 detik, viral di sosial media.

Video yang juga diunggah akun YouTube Rezi Azwar itu menunjukkan seorang polisi terisak, memohon kepada dinas kesehatan agar diperiksa.

Polisi tersebut merupakan petugas di posko Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Padang-Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Mulanya, anggota polisi yang diketahui bertugas di Satlantas Polresta Padang bernama Aiptu Finer itu tampak menjawab pertanyaan dari wartawan dengan biasa saja.

"Kami dinas di sini di posko perbatasan Covid-19 Kecamatan Bungus, sehari-hari kami berangkat dari rumah pada waktu Subuh," kata Aiptu Finer, dikutip Sosok.ID, dilansir dari YouTube, Kamis (21/5).

"Kami meninggalkan keluarga, selama kami di posko Covid-19 banyak kegiatan yang kami lakukan," tambahnya menjelaskan.

Selama bertugas di perbatasan Bungus, Finer telah berinteraksi dengan ratusan hingga ribuan orang yang datang dari daerah dan luar provinsi.

"Sudah ratusan hingga ribuan untuk masyarakat yang kami berhentikan dan kami periksa kesehatannya," ungkap Finer tegas menjelaskan.

Mulai dari Pesisir Selatan hingga Bengkulu, Finer dan petugas lain mengabdikan diri demi dapat mencegah laju sebaran virus corona.

"Jadi kami tidak tahu apakah kami juga terkena virus ini, karena kami bertemu dengan banyak orang setiap harinya," ka Finer.

Sebagai seorang manusia, Finer juga memiliki perasaan takut dan khawatir, sama seperti masyarakat pada umumnya.

Ia takut jika masuk dalam golongan orang tanpa gejala (OTG) dan tanpa sengaja menularkan virus ke keluarga.

"Kami mohon dari Dinas Kesehatan, kalau bisa sebelum Lebaran ataupun nantinya kami dites swab. Kami mohon untuk itu," ujar Aiptu Finer.

Suara Finer yang mulanya terdengar tegas dan lantang mulai bergetar.

Ia menangis kala memohon agar ikut dites Covid-19 untuk memastikan dirinya aman bagi keluarga.

"Kami tidak tahu apakah kami terkena virus atau tidak, ketika kami meninggalkan anak istri di rumah, karenanya ini permintaan kami kepada Dinas Kesehatan untuk bisa kami diperiksa," kata Finer dengan suara terisak.

LihatTutupKomentar

About Blog