Tak Mau Ngemis, Seorang Tunanetra Jadi Tukang Pijat Keliling


Untuk Menyambung Hidup di Tengah Wabah

Tak Mau Ngemis, Seorang Tunanetra Jadi Tukang Pijat Keliling

Bahkan bapak ini mengalami gangguan pendengaran dan harus berjalan dengan meraba-raba jalan.

Hidup di tengah wabah ini memang makin terasa sulit. Begitu pula yang harus dialami oleh seorang bapak tunanetra berikut ini.

Beliau tetap ikhlas dan berusaha mencari rezeki yang halal di tengah pandemi ini, bahkan dirinya tak mau berpangku tangan dan hanya mengandalkan belas kasihan orang lain dengan meminta-minta.

Bapak ini adalah seorang tukang urut dan pijat keliling. Beliau berkeliling dengan jalan kaki di sekitaran Jalan MT. Haryono Balikpapan.

Di punggungnya, beliau membawa sebuah tas dengan tulisan "Urut & Pijat Keliling", lalu beliau juga mencantumkan nomornya di bawah tulisan tersebut.

Hal ini tentu untuk memudahkan orang lain untuk mengetahui bahwa sang bapak menawarkan jasa untuk memijat.

Beliau pun menggunakan sebuah tongkat untuk membantunya berjalan. Meski harus meraba-raba jalan yang akan dilaluinya, tetapi bapak ini terus semangat mencari rezeki di tengah pandemi ini.

Kisah bapak ini diceritakan oleh sebuah akun Instagram yaitu @f.anandaputri. Dia mengatakan bahwa dirinya sudah bertemu dua kali dengan bapak ini saat sedang membagikan sembako untuk sesama.

Dia pun menceritakan bahkan bapak ini mengalami gangguan pendengaran sehingga saat memanggil beliau pun perlu dengan suara yang cukup keras.

Warganet pun memberikan komentar di postingan tersebut, berikut beberapa di antaranya.

@rezaniaselynasusan membalas, "Semoga dilancarkan rejekinya".

@muhamadalfian305 menulis, "Enak kalo yang pijit org yg begtu dia ngurut juga teliti saya pernhdurut sama org tunanetra rasa enak ko smga Allah memberi rezeki yang berlipat ganda pak yuk yg pegel diurut aja."

Semoga beliau sehat selalu dan dilancarkan rezekinya. Mari kita beri apresiasi pada mereka yang masih mau bekerja meski dalam keterbatasan fisik di tengah masa yang sulit ini. Semoga rezeki kita semua selalu dilancarkan dan wabah ini pun segera berakhir.

LihatTutupKomentar

About Blog