Anak Pemulung Berhasil Menjadi Polisi, Modal 300.000 Dari Hasil Mulung Bareng Ibunya



KISAH VIRAL

Anak Pemulung Berhasil Menjadi Polisi, Modal 300.000 Dari Hasil Mulung Bareng Ibunya

Kisah seorang anak pemulung berhasil menjadi polisi jadi ramai diperbincangkan netizen di sejumlah media sosial (medsos).

Kisah viralnya seorang anak pemulung berhasil menjadi polisi tersebut, bernama M Ikram.

M Ikram, anak pemulung berhasil menjadi polisi ini langsung dilantik Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto di SPN Tanjungbatu, Kepri, Senin (20/12/2019)

Setelah dilantik, M Ikram ini tak kuasa menahan tangis yang kemudian memeluk erat tubuh sang ibu yang hadir dalam pelantikan tersebut.

Hal ini M Ikram membuktikan, jikalau anak pemulung berhasil menjadi polisi murni dan tidak menggunakan jasa oknum tak bertanggungjawab atau menyogok.

Dilansir TribunBatam, M Ikram, anak pemulung ini akhirnya bisa mewujudkan impian menjadi polisi.

M Ikram termasuk bintara yang dilantik Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto, di SPN Tanjungbatu, Kepri

M Ikhram mengisahkan, saat mengenyam pendidikan di bangku Sekokah Menengah Pertama (SMP), dirinya saat itu mulai terbesit keinginan kelak ingin menjadi polisi.

Mimpi M Ikram itu pun terus tertanam dihati.

Namun, mimpi tersebut kadang kala sirna dan muncul kembali seakan tidak yakin lantaran akan latar belakang orangtuanya yang kesehariannya bekerja sebagai pemulung.

Ini cerita M Ikram(19) yang tinggal di kawasan Punggur, Kecamatan Nongsa, Batam yang bercita cita menjadi seorang polisi.

Saat pulang menuntut ilmu di SMKN 6 Batam, Ikram langsung bergegas membantu sang ibu bernama Kamsinah (54) memulung.

Dengan memilah- milah sampah yang masih bernilai ekonomis. Hal itu selalu Ia kerjakan demi menghidupi kekuarganya. Terang saja, ayahnya yang menjadi tulang punggung keluarga sudah lama tiada.

Kakaknya Imah (31) yang sudah berkeluarga juga tak bisa sepenuhnya membantu untuk pencukupan kehidupan sehari-hari.

Saat pembukaan penerimaan Polri sudah ramai diberitakan. Ikram pun langsug mencoba untuk mendaftar. Dengan bermodal hanya Rp 300.000 saja, M Ikram pun mulai melengkapi adminitrasi pemberkasan.

LihatTutupKomentar

About Blog