Viral Tangis Karyawan Ramayana Terkena PHK Akibat Wabah Corona yang Tak Kunjung Usai


Tak terlihat, tapi begitu ganas. Begitulah kira-kira gambaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Virus yang berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei, China ini sudah menjangkiti ratusan negara lain, dan langsung membuat negara terjangkiti lumpuh total.

Bukan hanya menyebabkan kematian nyawa manusia, tapi juga mematikan perekonomian penduduk dan negara. Indonesia, adalah salah satu negara yang merasakan dampak dari wabah ini sejak resmi terjangkit pada awal Maret lalu.

Bahkan kondisi kian parah saat ini. Banyak masyarakat yang kehilangan sumber penghasilannya karena harus diliburkan sementara selama wabah Covid-19. Namun ada pula yang harus menelan pil pahit, di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh perusahaan karena mengalami penurunan omzet.

Seperti yang terjadi pada karyawan Ramayana Depok. Sedikitnya, ada 87 karyawan terkena PHK.

Para karyawan pun sontak menangis, seperti yang terlihat dalam video viral unggahan akun Facebook Denpasar Weekly.

Mereka yang masih mengenakan seragam kerja saling berpelukan. Mereka tentu tak menyangka jika pandemi corona dapat membuat mereka kehilangan mata pencaharian.

Yang semakin menjadi pikiran, diantara mereka mungkin juga ada yang mempunyai cicilan atau keluarga yang sedang membutuhkan dana untuk pengobatan.

Namun mau tak mau, mereka harus mengikhlaskan keputusan perusahaan, karena nyatanya perusahaan juga terkena imbas dari wabah ini.

“Perusahaan mengalami penurunan penjualan sehingga tak mampu menanggung biaya yang dikeluarkan akhirnya saya menyampaikan kebijakan manajemen, Ramayana tutup operasional,” kata Store Manager City Plaza Depok, M Nukmal Amdar, dilansir today.line.me.

Namun, Nukmal menambahkan, perusahaan tetap memberikan pesangon kepada 87 karyawan, sesuai haknya.

“Kami akan bayarkan secapatnya juga,” tutur dia singkat.

Tak Peduli Social Distancing

Ratusan Pegawai Ramayana Menangis dan Berpelukan Usai Kena PHK..

LihatTutupKomentar

About Blog