Sempat Tunda Pernikahan Karena Tugas, Dokter Muda ini Akhirnya Meninggal karena Covid-19


KABAR DUKA

Sempat Tunda Pernikahan Karena Tugas, Dokter Muda ini Akhirnya Meninggal karena Covid-19

Kabar duka kembali datang dari kalangan dokter. Satu dokter muda meninggal dunia di tengah pandemi virus corona.

Dialah dr Mikhael Robert Marampe. Dokter yang bertugas di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Bekasi.

Kepergian dr Robert jelas menambah catatan semakin banyak tenaga medis yang menjadi korban dalam menangani paisen yang terinfeksi virus corona.

Sebelumnya sudah ada 83 tenaga medis yang meninggal di tengah pandemi corona.

Hal ini seharusnya menjadi ‘alarm’ bagi masyarakat, untuk lebih mematuhi setiap peraturan dan himbauan pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Jika satu per satu dokter dan tenaga medis pergi di tengah pandemi ini. Maka, siapa lagi yang akan menangani setiap pasien?

Karenanya, selalu menjaga imunitas tubuh serta diam di rumah, sebelum akhirnya pandemi corona benar-benar dinyatakan selesai.

Sementara dokter Mikhael sendiri meninggal di tengah perencanaan pernikahannya bersama tunangannya, Tria Novia Septiani.

Dilansir today.line.me, dokter Mikhael dan sang kekasih akan melangsungkan pernikahan pada 11 April lalu, namun karena situasi wabah corona, pernikahan akhirnya diundur hingga 12 September 2020 mendatang.

Dokter Michael diketahui memilih menunda pernikahan yang rencananya digelar 11 April lalu demi menjalankan tugas mulia menjadi garda terdepan melawan COVID-19.

Namun malang, belum sampai tiba waktunya pernikahan, dokter Mikhael sudah lebih dulu pergi meninggalkan wanita pujaannya untuk selama-lamanya.

Dokter Mikhael meninggal karena terpapar virus Covid-19.

Dua pekan lalu, almarhum Mikhael Robert Marampe menyampaikan tak pernah menyesal menjadi seorang dokter.

Bahkan dia turut memberikan semangat pada para rekan sejawatnya.

“Halo teman-teman semua, selamat pagi dan selamat beraktivitas. Saya dokter Mikhael Robert Marampe.” “Hari ini adalah hari kedelapan saya dirawat dan saya menjadi salah satu korban dari covid-19.”

“Buat saya, menjadi seorang dokter itu adalah suatu kebanggan tersendiri. Tetap bisa melayani pasien, bisa membantu banyak orang dan tidak ada penyesalan sedikit pun.”

“Buat temen-temen semua di garda terdepan tetap semangat dan wajib menggunakan APD yang lengkap,” ujar Mikhael Robert Marampe saat dirawat karena Covid-19.

Hari ini, Senin (27/4/2020) postingan Instagram milik Robert Marampe dan calon istri dipenuhi ungkapan duka warganet.

LihatTutupKomentar

About Blog