Sebelum Meninggal Pasien Virus Corona Ini Sempat Bertanya soal Biaya Perawatan Dirinya


Selain harus berjuang keras melawan virus yang sudah menggerogoti tubuhnya, nyatanya, pasien virus corona juga dihadapi beban besar lain. Yakni, memikirkan biaya perawatan selama di rumah sakit.

Ya, inilah kisah memilukan yang baru saja dibagikan oleh seorang perawat anestesi bersertifikat yang bertugas di sebuah rumah sakit di Kota New York, Amerika Serikat (AS).

Derrick Smith, demikian nama perawat tersebut, baru-baru ini menuliskan sepenggal kalimat yang diucapkan oleh salah satu pasiennya sebelum tutup usia.

Kalimat itu memang tidak begitu panjang dan tak memiliki arti dalam. Tetapi baginya, kalimat terakhir dari pasiennya itu seketika membuat hatinya hancur berkeping-keping, hingga disebutnya sebagai pengalaman terburuk.

Bukan hanya selama wabah virus corona, tapi sepanjang menjalani karier perawat selama 12 tahun.

Adapun kalimat terakhir yang diucapkan seorang pasien laki-laki sekarat, yang sudah sulit bernapas dan membuka mulut itu, yakni “Siapa yang akan membayar ini?”

“Itu merupakan kata-kata terakhir yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujar Smith.

“Saya sangat sedih. Jujur, ini agak mengerikan. Ini menunjukkan bahwa kita telah gagal ketika para pasien mengkhawatirkan keuangan mereka, ketika mereka sedang berhadapan dengan masalah yang jauh lebih besar, berkaitan dengan hidup atau mati,” lanjutnya, dilansir dari today.line.me.

Namun dengan sekuat tenaga Smith menahan tangis di depan pasien yang menggunakan ventilator itu.

Dia berusaha mengalihkan pembicaraan, dan kemudian memanggil istri pasien untuk menggiring kepergian pasangan hidupnya itu.

SIAPA YANG AKAN MEMBAYAR INI ??

Semua orang bertanaya-tanya. Siapa yang akan membayar biaya pengobatan pasien Covid-19 ??

LihatTutupKomentar

About Blog