Cerita Haru Wanita Hamil 8 Bulan Meninggal Karena Covid 19, Mengeluh Sesak Napas dan Alami Kejang Kejang


Cerita Haru Wanita Hamil 8 Bulan Meninggal Karena Covid 19

Mengeluh Sesak Napas dan Alami Kejang Kejang

Sempat dihampiri kabar bahagia atas terjadinya peningkatan dalam jumlah pasien sembuh. Publik Tanah Air kini justru harus kembali menelan pil pahit, seiring meningkatnya jumlah pasien positif Corona (Covid-19) dan meninggal.

Tercatat, sudah ada lebih dari 700 pasien meninggal akibat virus Corona. Di mana satu diantaranya adalah wanita hamil di Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Di usia kehamilan menginjak 8 bulan, wanita berusia 25 tahun itu dinyatakan positif terpapar virus corona melalui hasil rapid test di Rumah Sakit MM Dunda Limboto.

Sebelumnya, pada Senin (27/4/2020) pagi sekitar pukul 07.00 Wita, pasien berinisil SWR itu dirujuk ke rumah sakit karena mengalami sesak napas dan sempat kejang-kejang.

“Melihat kondisi yang ada, maka dilakukan rapid test. Hasil rapid test positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir.

Dengan cepat, para staf medis di RS MM Dunda Limboto menangani SWR. Namun sayang, pasien hanya bertahan tiga jam. Pukul 10.00 Wita, pasien menghembuskan nafas terakhirnya bersamaan dengan bayi di dalam kandungannya, melansir Liputan6.com.

“Karena meninggal dalam kondisi reaktif rapid test, maka proses pemulasaran jenazah dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid-19 yang tidak bisa dihadiri keluarga,” ujar Roni.

Keputusan tersebut, dilanjutkan Roni, sempat ditolak oleh pihak keluarga almarhumah. Namun setelah diberikan penjelasan, pihak keluarga akhirnya menerima.

“Proses pemakaman dilakukan pukul 16.00 Wita, terus dihadiri oleh unsur TNI-Polri,” tuturnya.

LihatTutupKomentar

About Blog